REFLEKSI
TERBIMBING
PENGAMBILAN
KEPUTUSAN SEBAGAI PEMIMPIN PEMBELAJARAN
Pertanyaan pemantik untuk sesi pembelajaran
ini:
Menurut Anda, apakah maksud dari kutipan
ini jika dihubungkan dengan proses pembelajaran yang telah Anda alami di modul
ini? Jelaskan pendapat Anda.
Education is the art of making man ethical.
Pendidikan
adalah sebuah seni untuk membuat manusia menjadi berperilaku etis.
~ Georg Wilhelm Friedrich Hegel ~
Pendidikan adalah tuntutan bagi seluruh kekuatan
kodrat yang ada pada anak-anak agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota
masyarakat dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya. Ibarat bibit dan buah. Pendidik adalah petani yang akan merawat
bibit dengan cara menyiangi hulma disekitarnya, memberi air, memberi pupuk agar
kelak berbuah lebih baik dan lebih banyak, namun petani tidak mungkin mengubah
bibit mangga menjadi berbuah anggur. Itulah kodrat alam atau dasar yang harus
diperhatikan dalam Pendidikan dan itu diluar kecakapan dan kehendak kaum
pendidik.
Pendidikan
diharapkan menjadi sosok yang mampu menggali, mengembangkan potensi yang ada
didalam diri sehingga dapar berguna bagi keberhasilan masa depan serta
membentuk karakter seseorang . Keberhasilan seorang dalam
mengembangkan potensi diri bukanlah semata-mata dipengaruhi oleh peran besar
kecerdasan intelegensi atau IQ. Akan tetapi perlu ditunjang dengan kemampuan
dalam mengelola kecerdasan emosional yang merupakan pemahaman yang impulsive
terhadap hubungan pribadi dan antar pribadi, yang bertanggung jawab atas harga
diri, kesadaran diri, kepekaan social dan kemampuan adaptasi social pribadi,
serta di dukung dengan SQ sebagai bentuk dari wujud terhadap keyakinan akan
adanya Allah yang menolong dalam pembentukan karakter dan pekerjaannya. Peran
dari kecerdasan intelaktual, emosional dan spiritual akan sangat berpotensi
bagi pengembangan diri seseorang.
Dari tujuh buah soal,
saya memutuskan untuk memilih empat soal berikut ini pada sesi refleksi
1. Bagaimana/sejauh
mana pemahaman Anda tentang konsep-konsep yang telah Anda pelajari di modul ini,
yaitu: dilema etika dan bujukan moral, 4 paradigma pengambilan keputusan, 3
prinsip pengambilan keputusan, dan 9 langkah pengambilan dan pengujian
keputusan. Adakah hal-hal yang menurut Anda di luar dugaan?
Pemahaman
saya tentang dilemma etika dan bujukan moral
Dilema
etika adalah suatu situasi yang dihadapi oleh seseorang dimana ia harus membuat
keputusan tentang perilaku seperti apa yang tepat untuk dilakukannya.
Dilema
Etika : Hal Benar VS Hal Benar
Bujukan
Moral : Hal Benar VS Hal Salah
Paradigma
dalam pengambilan keputusan ada 4 yaitu
1.
Individu lawan masyarakat (individual vs community)
2.
Rasa keadilan lawan rasa kasihan (justice vs mercy)
3.
Kebenaran lawan kesetiaan (truth vs loyalty)
4.
Jangka pendek lawan jangka panjang (short term vs long term)
Prinsip
dalam pengambilan keputusan ada 3 yaiu
1.
Berpikir Berbasis Hasil Akhir (Ends-Based
Thinking)
Inti
dari prinsip ini adalah penilaian konsekuensi, perkiraan hasil.
“ Lakukan apapun yang menghasilkan kebaikan terbesar untuk jumlah
terbesar”.
2.
Berpikir Berbasis Peraturan (Rule-Based
Thinking)
Inti
dari prinsip ini adalah ikuti saja prinsip yang Anda ingin orang lain ikuti.
3.
Berpikir Berbasis Rasa Peduli (Care-Based
Thinking)
Dengan
mengutamakan cinta untuk orang lain, prinsip ketiga ini yang paling berperan
sering kali dalam Aturan Emas (golden rule) : Lakukan
kepada orang lain apa yang Anda ingin mereka lakukan kepada Anda.
Sembilan
Langkah Pengambilan dan Pengujian Keputusan yaitu :
1)
Mengenali Bahwa Ada Nilai-Nilai yang
Saling Bertentangan dalam Situasi Ini
Ada 2 alasan mengapa
langkah ini adalah langkah yang penting dalam pengambilan dan pengujian
keputusan. Alasan yang pertama, langkah ini mengharuskan kita
untuk mengidentifikasi masalah yang perlu diperhatikan, Alasan
yang kedua adalah karena langkah ini akan membuat kita menyaring
masalah yang betul-betul berhubungan dengan aspek moral, bukan masalah yang
berhubungan dengan sopan santun dan norma sosial.
2) Menentukan
siapa yang terlibat dalam situasi ini.
3) Kumpulkan
Fakta-Fakta yang Relevan dengan Situasi Ini
4) Pengujian
Benar atau Salah
1. Uji
Legal
2. Uji
Regulasi/Standar Profesional
3. Uji
Intuisi.
4. Uji
Halaman Depan Koran
5. Uji
Panutan/Idola
Yang perlu dicatat dari kelima uji
keputusan tadi, ada tiga uji yang sejalan dengan prinsip pengambilan keputusan
yaitu :
a. Uji
Intuisi berhubungan dengan berpikir berbasis peraturan (Rule-Based
Thinking) yang tidak bertanya tentang konsekuensi tapi bertanya tentang prinsip-prinsip
yang mendalam.
b. Uji
halaman depan koran, sebaliknya, berhubungan dengan
berpikir berbasis hasil akhir (Ends-Based Thinking)
yang mementingkan hasil akhir.
c. Uji
Panutan/Idola berhubungan dengan prinsip berpikir
berbasis rasa peduli (Care-Based Thinking), dimana ini
berhubungan dengan golden rule yang meminta Anda meletakkan
diri Anda pada posisi orang lain.
5) Pengujian
Paradigma Benar Lawan Benar
6) Melakukan
Prinsip Resolusi
7) Investigasi
Opsi Trilema
8) Buat
Keputusan
9) Lihat
lagi Keputusan dan Refleksikan
Hal
yang diluar dugaan saya adalah : setiap manusia mempunya perbedaan
perspektif dalam melihat suatu objek
atau masalah, sehingga kadang-kadang dalam mengambil sebuah keputusaan itu ada berbedanya
sesuai anggapan masing-maasing apakah itu benar atau salah yang menjadi
keputusaannya.
2. Sebelum mempelajari modul ini, pernahkah Anda
menerapkan pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran dalam situasi
moral dilema? Kalau pernah, apa bedanya dengan apa yang Anda pelajari di modul
ini?
Jawabannya
adalah :
sebagi pemimpin pembelajaran saya pernah
mengambil suatu keputusan dalam situasi moral dilema , saat sebelum saya
mempelajari modul ini. Disaat itu saya pikir, apa yang saya ambil keputusan
tersebut sudah benar sesuai perspektif saya , tanpa melihat dari orang lain dan
mempertimbangkannya . Akan tetapi setelah saya mempelajari modul ini, ternyata mengambil sebuah keputusan tidak
segampang membalik telapak tangan, karena di dalam pengambilan sebuah keputusan tersebut ada Langkah-langkahnya
sendiri yaitu ada 9 langkah dari langkah
awal yaitu Mengenali Bahwa Ada Nilai-Nilai yang Saling Bertentangan dalam
Situasi Ini sampai langkah akhir yaitu Lihat lagi Keputusan dan Refleksikan sehingga
keputusan yang kita ambl sangat bijak
dan tidak merugikan orang lain dan diri sendiri.
3. Bagaimana dampak mempelajari materi ini buat Anda,
perubahan apa yang terjadi pada cara Anda dalam mengambil keputusan sebelum dan
sesudah mengikuti pembelajaran modul ini?
Jawabannya adalah
Seperti yang saya paparkan diatas sebelum saya
mempelajari modul ini , saya menganggap bahwa apa yang menjadi keputusan saya
sudah benar sekali, tanpa saya memikir paradigma atau prinsip apa yang saya
pakai, kadang-kadang juga kita dilemma untuk memilihnya . Akan tetapi setelah
saya pelajari modul ini, dampaknya sangat besar bagi saya yaitu menambah wawasan pengetahuan
dan keterampilan saya dalam mengambil sebuah keputusan sebagai pemimpin
pembelajaran, bahwa dalam mengambil suatu keputusan dalam situasi dilemma
etika itu benar-benar harus
memperhatikan setiap Langkah yang diambil, salah satu paradigma yang di ambil
,prinsip yang diambil,nilai-nilai yang bertentangan dan Langkah lain-lainnya, dan juga kita tidak
sendiri tetapi tanpa disadari mempelajarin modul ini dengan menerapkan Langkah-langkahnya dalam pengambilan keputusan sudah melibatkan
orang lain yaitu pemangku kepentingan yang ada. Sehingga keputusan yang kita
ambl sebagai pemimpin pembelajaran merupakan keputusan yang bijaksana sesuai
harapan Bersama dan juga sesuai
pemikiran ki hajar dewantara.
4. Seberapa penting mempelajari topik modul ini bagi
Anda sebagai seorang individu dan Anda sebagai seorang pemimpin pembelajaran?
Jawabannnya
adalah
Sebagi
pendidik, besar harapan saya bahwa apa
yang saya pelajari dalam modul ini dari dilemma etika dan bujukkan moral , 4
paradigma dalam pengambilan keputusan, 3 prinsip dalam pengambilan keputusan
serta 9 langka pengambilan dan pengujian keputusan itu membawa dampak postif
bagi saya sebagai pemimpin pembelajaran dan sekolah dalam mengambil suatu
keputusaan secara bijak dan bertanggung
jawab.
mantap ade.. semangat untuk terus berherak menjadi lebih baik
BalasHapusmakasih banyak kk
BalasHapusluar biasa
BalasHapusmksh pak.. mari kita sama-sama berkolaborasi
Hapus