Selamat Datang di Blog Meylan

3.1.a.6. Refleksi Terbimbing - Pengambilan Keputusan Sebagai Pemimpin Pembelajaran

 

REFLEKSI TERBIMBING

PENGAMBILAN KEPUTUSAN SEBAGAI PEMIMPIN PEMBELAJARAN

 

Pertanyaan pemantik untuk sesi pembelajaran ini:

Menurut Anda, apakah maksud dari kutipan ini jika dihubungkan dengan proses pembelajaran yang telah Anda alami di modul ini? Jelaskan pendapat Anda.

Education is the art of making man ethical.
Pendidikan adalah sebuah seni untuk membuat manusia menjadi berperilaku etis.
~ Georg Wilhelm Friedrich Hegel ~

Pendidikan adalah tuntutan bagi seluruh kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya. Ibarat bibit dan buah. Pendidik adalah petani yang akan merawat bibit dengan cara menyiangi hulma disekitarnya, memberi air, memberi pupuk agar kelak berbuah lebih baik dan lebih banyak, namun petani tidak mungkin mengubah bibit mangga menjadi berbuah anggur. Itulah kodrat alam atau dasar yang harus diperhatikan dalam Pendidikan dan itu diluar kecakapan dan kehendak kaum pendidik.  

Pendidikan diharapkan menjadi sosok yang mampu menggali, mengembangkan potensi yang ada didalam diri sehingga dapar berguna bagi keberhasilan masa depan serta membentuk karakter seseorang . Keberhasilan seorang dalam mengembangkan potensi diri bukanlah semata-mata dipengaruhi oleh peran besar kecerdasan intelegensi atau IQ. Akan tetapi perlu ditunjang dengan kemampuan dalam mengelola kecerdasan emosional yang merupakan pemahaman yang impulsive terhadap hubungan pribadi dan antar pribadi, yang bertanggung jawab atas harga diri, kesadaran diri, kepekaan social dan kemampuan adaptasi social pribadi, serta di dukung dengan SQ sebagai bentuk dari wujud terhadap keyakinan akan adanya Allah yang menolong dalam pembentukan karakter dan pekerjaannya. Peran dari kecerdasan intelaktual, emosional dan spiritual akan sangat berpotensi bagi pengembangan diri seseorang.

Dari tujuh buah soal, saya memutuskan untuk memilih empat soal berikut ini pada sesi refleksi

1.    Bagaimana/sejauh mana pemahaman Anda tentang konsep-konsep yang telah Anda pelajari di modul ini, yaitu: dilema etika dan bujukan moral, 4 paradigma pengambilan keputusan, 3 prinsip pengambilan keputusan, dan 9 langkah pengambilan dan pengujian keputusan. Adakah hal-hal yang menurut Anda di luar dugaan?

Pemahaman saya tentang dilemma etika dan bujukan moral

Dilema etika adalah suatu situasi yang dihadapi oleh seseorang dimana ia harus membuat keputusan tentang perilaku seperti apa yang tepat untuk dilakukannya.

Dilema Etika : Hal Benar VS Hal Benar

Bujukan Moral : Hal Benar VS Hal Salah

 Paradigma dalam pengambilan keputusan  ada 4 yaitu

1. Individu lawan masyarakat (individual vs community)

2. Rasa keadilan lawan rasa kasihan (justice vs mercy)

3. Kebenaran lawan kesetiaan (truth vs loyalty)

4. Jangka pendek lawan jangka panjang (short term vs long term)

 

Prinsip dalam pengambilan keputusan ada 3 yaiu

1.      Berpikir Berbasis Hasil Akhir (Ends-Based Thinking)

Inti dari prinsip ini adalah penilaian konsekuensi, perkiraan hasil.

Lakukan apapun yang menghasilkan kebaikan terbesar untuk jumlah terbesar”.

2.      Berpikir Berbasis Peraturan (Rule-Based Thinking)

Inti dari prinsip ini adalah ikuti saja prinsip yang Anda ingin orang lain ikuti.

3.      Berpikir Berbasis Rasa Peduli (Care-Based Thinking) 

Dengan mengutamakan cinta untuk orang lain, prinsip ketiga ini yang paling berperan sering kali dalam Aturan Emas (golden rule) Lakukan kepada orang lain apa yang Anda ingin mereka lakukan kepada Anda.

 

Sembilan Langkah Pengambilan dan Pengujian Keputusan yaitu :

1)      Mengenali Bahwa Ada Nilai-Nilai yang Saling Bertentangan dalam Situasi Ini

Ada 2 alasan mengapa langkah ini adalah langkah yang penting dalam pengambilan dan pengujian keputusan. Alasan yang pertama, langkah ini mengharuskan kita untuk mengidentifikasi masalah yang perlu diperhatikan, Alasan yang kedua adalah karena langkah ini akan membuat kita menyaring masalah yang betul-betul berhubungan dengan aspek moral, bukan masalah yang berhubungan dengan sopan santun dan norma sosial.

2)   Menentukan siapa yang terlibat dalam situasi ini.

3)   Kumpulkan Fakta-Fakta yang Relevan dengan Situasi Ini

4)   Pengujian Benar atau Salah

1.   Uji Legal

2.   Uji Regulasi/Standar Profesional

3.   Uji Intuisi.

4.   Uji Halaman Depan Koran

5.   Uji Panutan/Idola

 

Yang perlu dicatat dari kelima uji keputusan tadi, ada tiga uji yang sejalan dengan prinsip pengambilan keputusan yaitu :

a.    Uji Intuisi berhubungan dengan berpikir berbasis peraturan (Rule-Based Thinking) yang tidak bertanya tentang konsekuensi tapi bertanya tentang prinsip-prinsip yang mendalam.

b.   Uji halaman depan koran, sebaliknya, berhubungan dengan berpikir berbasis hasil akhir (Ends-Based Thinking) yang mementingkan hasil akhir.

c.    Uji Panutan/Idola berhubungan dengan prinsip berpikir berbasis rasa peduli (Care-Based Thinking), dimana ini berhubungan dengan golden rule yang meminta Anda meletakkan diri Anda pada posisi orang lain. 

5)   Pengujian Paradigma Benar Lawan Benar

6)   Melakukan Prinsip Resolusi

7)   Investigasi Opsi Trilema

8)   Buat Keputusan

9)   Lihat lagi Keputusan dan Refleksikan

 

Hal yang diluar dugaan saya adalah : setiap manusia mempunya perbedaan perspektif  dalam melihat suatu objek atau masalah, sehingga kadang-kadang dalam mengambil sebuah keputusaan itu ada berbedanya sesuai anggapan masing-maasing apakah itu benar atau salah yang menjadi keputusaannya.

 

2.    Sebelum mempelajari modul ini, pernahkah Anda menerapkan pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran dalam situasi moral dilema? Kalau pernah, apa bedanya dengan apa yang Anda pelajari di modul ini?

 

Jawabannya adalah :

 sebagi pemimpin pembelajaran saya pernah mengambil suatu keputusan dalam situasi moral dilema , saat sebelum saya mempelajari modul ini. Disaat itu saya pikir, apa yang saya ambil keputusan tersebut sudah benar sesuai perspektif saya , tanpa melihat dari orang lain dan mempertimbangkannya . Akan tetapi setelah saya mempelajari modul ini,  ternyata mengambil sebuah keputusan tidak segampang membalik telapak tangan, karena di dalam pengambilan sebuah  keputusan tersebut ada Langkah-langkahnya sendiri  yaitu ada 9 langkah dari langkah awal yaitu Mengenali Bahwa Ada Nilai-Nilai yang Saling Bertentangan dalam Situasi Ini sampai langkah akhir yaitu Lihat lagi Keputusan dan Refleksikan sehingga keputusan yang kita ambl  sangat bijak dan tidak merugikan orang lain dan diri sendiri.

3.    Bagaimana dampak mempelajari materi ini buat Anda, perubahan apa yang terjadi pada cara Anda dalam mengambil keputusan sebelum dan sesudah mengikuti pembelajaran modul ini?

 

Jawabannya adalah

Seperti yang saya paparkan diatas sebelum saya mempelajari modul ini , saya menganggap bahwa apa yang menjadi keputusan saya sudah benar sekali, tanpa saya memikir paradigma atau prinsip apa yang saya pakai, kadang-kadang juga kita dilemma untuk memilihnya . Akan tetapi setelah saya pelajari modul ini, dampaknya sangat besar bagi saya  yaitu menambah wawasan  pengetahuan  dan keterampilan saya dalam mengambil sebuah keputusan sebagai pemimpin pembelajaran, bahwa dalam mengambil suatu keputusan dalam situasi dilemma etika  itu benar-benar harus memperhatikan setiap Langkah yang diambil, salah satu paradigma yang di ambil ,prinsip yang diambil,nilai-nilai yang bertentangan  dan Langkah lain-lainnya, dan juga kita tidak sendiri tetapi tanpa disadari mempelajarin modul ini  dengan menerapkan Langkah-langkahnya  dalam pengambilan keputusan sudah melibatkan orang lain yaitu pemangku kepentingan yang ada. Sehingga keputusan yang kita ambl sebagai pemimpin pembelajaran merupakan keputusan yang bijaksana sesuai harapan Bersama  dan juga sesuai pemikiran ki hajar dewantara.

 

4.    Seberapa penting mempelajari topik modul ini bagi Anda sebagai seorang individu dan Anda sebagai seorang pemimpin pembelajaran?

 

Jawabannnya adalah

Sebagi pendidik, besar  harapan saya bahwa apa yang saya pelajari dalam modul ini dari dilemma etika dan bujukkan moral , 4 paradigma dalam pengambilan keputusan, 3 prinsip dalam pengambilan keputusan serta 9 langka pengambilan dan pengujian keputusan itu membawa dampak postif bagi saya sebagai pemimpin pembelajaran dan sekolah dalam mengambil suatu keputusaan  secara bijak dan bertanggung jawab.

 

4 komentar:

Popular Posts